Senyumku Mengalihkan Semuanya


Sekarang tanggal berapa yah bulan apa dan tahun berapa ??…gue serasa hidup dalam keadaan yang sama dan entah berujung dimana dan mau kemana..kenapa bisa yah gue merasa seperti ini padahal gue hidup baik-baik saja.. entahlah ada sisi lain gue yang berasa kurang…bukankah sudah sifat manusia yang selalu kurang??.. gue hidup untuk mencari materi tapi gue tau materi itu tidak akan dibawa mati,semuanya hanya kenikmatan dunia yang sesaat…gue hidup untuk beribadah tapi gue tau gue bukan orang yang religius banget yang hidup tanpa melakukan dosa.. gue hidup untuk bahagia tapi sepertinya gue hanya berhasil membuat orang lain bahagia tanpa merasakannya..mungkin gue hidup untuk bertahan dari segala cobaan dan hawa nafsu tapi gue masih bisa emosi dan menangis.. atau gue hidup untuk berkarya dan bekerja tapi gue masi gak tau mau berkarya seperti apa…
Apa yang gue cari sebenarnya??? Sebuah jawaban yang belum gue temuin jawabnya..
Semakin tambah umur gue tau itu artinya jam hidup gue akan semakin berkurang…
Tapi gue rasa gue hidup untuk bersyukur dan bersyukur…
Bersyukur akan menghasilkan kesabaran dan akhirnya terefleksikan oleh sebuah senyuman diwajah gue…JUJUR GUE LEBIH SUKA LIAT ORANG GILA YG TERSENYUM DARIPADA NGELIAT ORANG BETE…
karena tersenyum tidak memerlukan materi alias gratis, tersenyum juga merupakan ibadah, senyum juga pertanda seseorang bahagia dan mampu bertahan dari segala cobaan yang melanda, dan senyum juga merupakan sebuah tanda yang membuat kita merasa puass sesudah bekerja dan berkarya yang dikerjakan dengan tetesan keringat kita… 
karena senyuman tak akan ada harganya bila tidak terbit dari hati yang tulus dan tabiat dasar seorang manusia. Setiap bunga tersenyum, hutan tersenyum, sungai dan laut juga tersenyum. Langit, bintang-gemintang dan burungburung, semuanya tersenyum. Dan manusia, sesuai watak dasarnya adalah makhluk yang suka  tersenyum. Itu bila dalam dirinya tidak bercokol penyakit tamak, jahat, dan egoisme yang selalu membuat rona wajah tampak selalu kusut dan cemberut. Adapun bila ketiga hal itu meliputi seseorang, niscaya
ia akan menjelma sebagai manusia yang selalu mengingkari keindahan alam semesta. Artinya, orang yang selalu bermuram durja dan pekat jiwanya tak akan pernah melihat keindahan dunia ini sedikitpun. Ia juga tak akan mampu melihat hakekat atau kebenaran dikarenakan kekotoran hatinya. Betapapun, setiap manusia akan melihat dunia ini melalui perbuatan, pikiran dan dorongan hidupnya. Yakni, bila amal perbuatannya baik, pikirannya bersih dan motivasi hidupnya suci, maka kacamata yang akan ia gunakan untuk melihat dunia ini pun akan bersih. Dan karena itu, ia akan melihat dunia ini tampak sangat indah mempesona. maka tersenyumlah …………