“GUE SAYANG LO HARI INI ESOK DAN SETERUSNYA….”


Rasa ini gak akan bisa merubah apapun yang sudah digariskan tuhan…apapun itu gue gak akan bisa merubahnya..yang gue lakuin cuma bisa menjalaninya dengan rasa ini..
Karena gue yakin dikehidupan gue ke depan Tuhan punya rencana yang paling baik buat gue…
Gue juga yakin dia gak akan membiarkan rasa ini ada di dalam diri gue . klo bukan dari kehendakNya sendiri..  jadi setiap detik setiap menit gue harus banyak-banyak bersyukur dan gak boleh lemah dan menyesali rasa ini karena Dia juga yang membuat rasa ini ada.. Sebenarnya dalam hidup ini sebenarnya kita perlu banyak bertanya..
bertanya kepada TUHAN disetiap beribadah dan berdoa, bertanya kepada orang lain supaya nanti lo gak tersesat karena kita hidup akan selalu membutuhkan orang lain bayangkan klo lo meninggal gak ada yang ikut membawa lo dan menguburi lo ke tanah..
dan ada saatnya lo mulai bertanya ke diri lo sendiri ..kenapa lo jahat dan harus baik sama orang dan kenapa lo jelek dan orang lain cantik.. kenapa lo ditakdirkan hidup serba kekurangan tapi orang lain ber-ada .. dan bahkan kenapa lo berani mencintai cinta yang terlarang padahal itu sudah di gariskan tuhan cinta itu terlarang…
Siapa sih gak mau hidup dengan seseorang memiliki rasa yang sama ??…
gue mau tapi klo bukan karena campur tangan Tuhan ..gue bisa menentukan dengan siapa aja yang gue mau koq…
Siapa yang mau meninggalkan rasa yang telah tumbuh bertahun-tahun ?? 
Gue gak bisa.. karena semakin kuat gue menghilangkannya ..rasa ini akan tumbuh semakin lebih kuat..
Siapa yang berani berkata “gue sayang elo hari ini, esok dan seterusnya” ??
itu kata-kata gue dan kata-kata itu masih terucapkan di hati dan pikiran gue sampai sekarang bahkan mungkin seumur hidup gue..
TAPI…
Siapa sih yang mau sakit ?? gue gak mau tapi gue pernah sakit dan gue gak mau itu kejadian lagi karena gue tau dengan adanya rasa ini gue berhasil bangkit ..gue harus bisa gak sakit lg ..
DAN…
Siapa sih yang mau pergi ?? gue gak mau pergi karena buat apa gak ada tujuannya dan gak guna juga gue pergi jauh dari kenyataan yang nyata di hadapan gue..   
Siapa sih mau capek ? klo tuhan aja gak akan lelah memberi kasihNya kepada setiap umatNya gue juga gak akan lelah buat rasa ini …
AKHIRNYA …
Siapa sih yang akhirnya bertanggung jawab menjalani hidup dengan rasa ini ??
JAWABANYA LAH DIRI KITA SENDIRI ….